13

10 tahun Pernikahan

WhatsApp Image 2016-08-10 at 19.21.17

:: 10-year anniv date :: coffee :: black wedding rings ::

tahun ini adalah tahun ke-10 pernikahan kami… WOW… s.e.p.u.l.u.h… gimana rasanya? yaaa… lama juga sih yaaa ^^, hehehe.. aduh maaf komennya ngga mutu.. ini rasa tanpa bisa diungkap aksara soalnya.. perjuangan tanpa ujung, belajar sepanjang masa..

dengan segala perbedaan kami dari awal, kami sadar dan sedikit tutup mata akan apa yang kami hadapi selanjutnya.. meski banyak peristiwa yang kami lewati bersama penuh cinta dengan suka dan duka, bukan sekali dua kali sy atau si Mas atau kami berdua berpikir “ya sudahlah..” atau “sudahan yuk..” atau “sudah doong!” dan syukurnya setiap kami di ujung pasrah, selalu ada yang membawa kami kembali bersama, and they’re not always the nicest things on earth..

iya, menjalani pernikahan ini ternyata menyeret kami berdua untuk lebih keras belajar dari segala penjuru, mulai merenung dalam diri sendiri, dari satu sama lain, dari anak, sampai dari sahabat2 tercinta dan keluarga, kami belajar untuk belajar, belajar kembali, dan memilah yang tidak perlu dipelajari (learn, re-learn, and unlearn – learning principles in 21st century learning)

lantas kami dipertemukan dengan dua cincin ksatria baja hitam, yang meski sama-sama baja namun berbeda hiasan dan model, dan menjadikannya cincin kami yang baru… aiiih…  lovely #blackweddingrings ! i love it!

unique, strong, powerful, mengingatkan kami pada kami berdua dan semua yang telah kami alami sampai saat ini.. and I have to note ’em down for my self-reminder

1. “being apart is fine…

kami sedang #LDR nih… pas ngedate anniv tuh kami sudah ngga ketemu selama hampir 7 bulan… jauh sebelum2nya kami juga bukan tipe yang (bisa) tiap hari berdampingan bersama.. kami biasanya ketemu 1-2minggu sekali… tapi tiap hari dong kami saling kirim kabar via apapun yg ada di gadget.. kalau selama di Belanda ini, sy hampir tiap hari juga kirim email dan foto… *selfies for specific purpose  #eaaaaa

tak mudah bersama, kami adalah si ujung barat dan ujung timur.. si Mas itu perfeksionis abis orangnya, semua direncanakan in every single possible details.. sementara sy.. hmm.. well.. wkwkwk.. super duper ngglewes… sy akan stres bila mengikuti suatu jadwal tertentu, sementara si Mas akan stres berat kalau harus menjalani sesuatu tanpa rencana.. menurut sy > si Mas itu OCD *obsessive compulsive disorder, menurut si Mas > sy itu the beautiful chaotic queen.. wkwkwk, bisa 7 seri ini postingannya kalau mbahas bedanya si Mas dan sy..

menjalani hari sendiri itu memberikan diri kami waktu untuk berdialog dengan diri sendiri dan merenungi apa yang terjadi diantara kami.. being apart is awesome… yaaa, menumbuhkan dan menikmati masa rindu gitu deh… kan katanya rindu itu candu! ^^,

2. “blast from the past…

WhatsApp Image 2016-08-10 at 19.18.37eits, ini bukan ttg mantan yaa, hahaha… gini, kami juga sering kembali ngobrolin momen2 di awal2 masa kami nikah, pacaran, dan sebelumnya

10 tahun menikah, 8 tahun sebelumnya pacaran, berteman baik beberapa tahun sebelumnya lagi, berteman biasa sebelumnya lagi, dan temannya teman di awalnya… maklum ternyata pas es em pe kami sempat tetanggaan rumah, dan pas es em a malah se-kompleks sekolahnya…

 

iya, mrintili momen2 jadul ini juga sesuatu yg manis lo! serasa lagi reunian kecil  *suit suit

…lucky, i’m in love with my best friend…

3. “communicate well…

seumuran dan saling mengenal begitu lama menjadi jaminan komunikasi yang lancar?

yo engga laaaaah… NO WAY… wkwkwk.. cuman over time, diem2an atau sinis2an itu lama-lama ngga jaman, hanya bikin kerut muka *hiyaaaa… mending diomongin aja…

jujur tentang perasaan sy dan menjelaskan apa yg sy harapkan, serta mendengarkan hal yg sama darinya itu baru membantu… beberapa teman malah heran, “ngga semuanya lah harus dibilang ke swami”, nah loooo.. trus sy musti curcol ke siapaaaaah… *tanya tembok

topik kami juga tentang banyak hal mulai keluarga besar, teman-teman dan cerita mereka – yang sering juga jadi pelajaran buat kami, pekerjaan – dan orang2nya dan gosip2nya *aha!, dan apa yg ada diantara kami seperti diantaranya sampai batas apa yg dikatakan selingkuh itu *pfffh ya almost everything I guess

oh ya, kami juga punya tanggal khusus, setiap tanggal 3 – as our monthiversary, jadi kalau ada sesuatu hal yg biasanya ditunda2 ngomongnya, kayak habis nabrakin mobil misalnya, hahaha, sy ngomong semua2nya pas tanggal 3 itu… siap jujur dan siap kuping… eh, siap hati ding…

4. “but don’t expect perfect communication…

I am a drama queen.. si Mas Raja Tega… sy sudah pasrah bin jujur, eh masih di-sarkas-in – dipojokin, ya nangis doooong… hehehe… nangisnya ya tetep ke swami.. tanggung jawab dong sudah bikin sy bete.. ^^

kami sering sekali diskusi dan negosiasi, dulu jadian awal, dan persiapan pernikahan juga begitu, kalau kepentok ngga deal yah berhenti dulu.. besok2 diulang lagi diskusinya.. ya, karena tidak semua diskusi dan negosiasi bisa berjalan lancar..

menurut sy nih ya, si Mas emang pinter bingit orangnya, namun untuk satu -dua -beberapa -atau banyaaaak hal tertentu dia tetap butuh penjelasan dengan kata-kata yang diucapkan pelan-pelan… catet tuh, literally speaking, bukan dengan kerlingan mata… hahaha…

5. “don’t compete… 

suck it up, then move on..

di satu waktu, mungkin hanya salah satu yg nampak ato ngerasa lebih banyak melakukan sesuatu… ya udaaah, kerjain aja (kalau ngga mau ya ngga usah)… namun buang jauh2 segala rasa “lebih” itu… nikah bukan lomba.. ngga harus bersaing, mencari siapa lebih kuat, atau banyak berusaha, atau berkorban, atau berjuang dalam pernikahan…

do your best you can and WILL do, then move on..

hey… it is something that you have to built together, if he’s not there, just ask him to!

additional update: nasehat ini dari sahabat2 tercintah, pasal ini namanya superwoman syndrome, apa2 dilakukan sendiri – sadar atau tidak, sengaja atau tidak, dengan ingin diakui bahwa dia berperan (lebih) penting dalam hubungan tersebut… ini sindrom perempuan jagoan (ato yg ngerasa aza, kaya sy) biasanya, syukurlah sy sdh diterapi dan dinyatakan lulus, hihihihi *thanks sis

6. “learn to say sorry…

kita ngga selalu benar, apalagi di mata orang lain… be humble, kalau sekiranya kita salah dimatanya yaaaaaa, minta maaf saja… namun…two important things,

DO clarify what you are sorry for -and- ASK forgiveness..

biar jelas gituh,

(1) maafnya tentang apa, dan

(2) mintalah pasangan untuk memaafkan

jadi bukan cuman, “yaaaaa, maaf…” dengan muke cemberut… whoaaa, kurang dapet gituh feel-nya.. apalagi ditambahin “tadi kan aku sudah minta maaf!” ditambahin lagi “maumu aku harus gimana lagi sih?!!?!!” wkwkwk, lak diterus-terusnooooo… hadeuh, bisa perang lagi nantinya, hahaha… seringnya sih kami gitu kok… ooooopsie >.<

7. “show love… 

semua orang suka bila dihargai kan,  bukan berarti musti basa basi yaa…

yes, day to day life gets routine (and BORING) jadi setiap kali bertemu tampakkan dong excitement: touch, hugs, senyum, binar mata, be nice, be present, be sweet.. kalau lagi sebel pun, just punch him then give him a warm hug ^^

*this is truly my selfnote *maaf ya istrinya sering cuek bin jutek, hiks

8. “laugh hard…

ayolah jangan serius-serius… semua ada waktunya…

ketika suasana lagi bikin bete, tarik nafas panjang dan make joy and laugh a lot life is hard already… ketawa bareng itu menyenangkan… just do something silly or fun together

kadang kalau ngga ada bahan ya, kami berdua ngetawain orang lain, atau paling engga yaaa si Stan yg kami bully, wkwkwkwk *bad couple huh *maaf ya nak, ortunya jahil

9. “go on dates…

 I made my mistakes, sy pikir dengan berusaha menjadi ibu yang baik akan otomatis menempatkan sy menjadi istri yang baik.. eheeem, sy SALAH… a couple is a couple… dan sy adalah sy… jadi kami kedepannya harus rutin meluangkan waktu berdua

and find topics other than being a mom or a dad… karena hanya akan bikin kangen pas nge-date, atau malah merasa bersalah, apalagi kalau perginya ke cafe yg sudah diincar bareng Stan, hahaha… *duh maaf lagi ya nak..

10. “you can’t change someone, but someone can change…

obrolan pembuka anniversary date kami kemaren adalah, how much do we hate each other... hahaha… sudah tau dia benci banget segala chaos, messy, and spontanity, tapi sy-nya tetap saja begitu.. dan karena tetap begitu, rasanya sy sengaja.. dan tiap kali dia berpikir sy sengaja melakukannya, rasanya makin benci aja… delapan belas tahun loooo, kata si Mas, ngga berubah sedikit pun!… laaaah, padahal samaaaa, sy juga sebal tiap kali dia merinci sesuatu, atau tanya bertubi2… so I think I would just have to accept that ^^ and he should too, cause we’ve learned over time that those things about us are NOT going to change.

“I want you to know how much I’ve enjoyed annoying you all this time and how excited I am to keep doing so in the future” @maureenmoz

namun anehnya, saat jauh dari si Mas, tau2 aja, sy iseng banget ngatur2 lemari dan menempatkan tipe baju tertentu berdasar warna hanger, wuuuuih itu kan dia bangeeeet yak… langsung teringat kalau si Mas lagi ngatur2 baju (dengan muka !b*r%tg^a#d gitu deh), then I suddenly got the warm feeling that he is nearby…. *I do miss you, my Bi

^^ celebrate love ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements
0

Young Caring Professional Award 2012

YCPA 2012 and Me

 

Caring Colors – Salah satu brand produk Martha Tilaar menggelar acara rutin pemberian penghargaan pada 20 perempuan profesional hebat di Indonesia tiap tahunnya sejak 2010. Di tahun ke-3, 2012 ini, terpilih 19 perempuan dari 853 aplikasi yang masuk ke panitia. Dari 19 perempuan yang menjadi finalis tahun ini, dipilih 9 pemenang dengan karakter menonjol yang akan mendapatkan berbagai macam hadiah.

Tahun ini, menurut panitia, profesi perempuan terpilih lebih bervariasi:

1. Mommy (PNS DKI Jakarta), 2. Ane (C0smopolitan FM & Global TV), 3. Nofia (Mahasiswa S2 & Analis Kemenlu RI), 4. Aliyyah (Pengarang buku dll), 5. Dhini (Radio),   6. Nilam Sari (Entrepreneur), 7. Nabila (Entrepreneur), 8. Chika (Bank StanChar), 9. Nancy (Batik Fractal), 10. Lindi (Florist), 11. Flo (Bank CIMB Niaga & Penyiar), 12. Lilies (Penyiar She Radio & Pemilik jaringan OlShop), 13. Ghina (Indosat  & Penyiar), 14. Lisa (Indosat), 15. Emma (Psikolog & Trans Studio), 16. Deby (Arsitek), 17. Susan (Dosen UNIMA & Penyiar), 18. Angie (Finance), dan saya 19. Irena (travellereh Guru ^^ #sujudsyukur ).

(catatan: no 1-9 adalah pemenang perempuan inspiratif, Selamat! 9 perempuan dengan semangat membara dan karakter menonjol..)

awalnya, sy ditelfon sm Diona dari CC-MT yang memberi tahu bahwa sy termasuk dalam SEMI Finalis, tapi masih mo dipilih lagi. Sy yang lagi siapin materi presentasi seminar Bali ya cuek2 saja.. yaaaa. kan sy spesialis semi finalis… hahaha… ealaaah, ternyata saya masuk Final, dadakan pulang dari Denpasar, cusss ke Jakarta….

19 Perempuan hebat ini bervariasi dari status, ada yang belum menikah dan sudah menikah (dengan anak2 lucu yang ikut datang mendukung Mama cantiknya, lantas bikin mewek karena kangen Tristan), kebanyakan dari Jakarta & Bandung, selain dari dua kota yg mendominasi itu ada juga yang dari Lampung, Manado, dan Surabaya. Semua finalis YCPA 2012 menjalani karantina dari tanggal 14-16 Juni 2012 di Jakarta.

DAY 1

Kamis pagi di Pabrik Martina Berto di kawasan Pulo Gadung, finalis disambut ramah Ibu Deby dari CC dan para panitia yang cantik-cantik dengan seragam pink CC yang Korean Style, tentu dengan welcome drink sehat dan hadiah untuk semua finalis. Berhubung semua finalis adalah perempuan pilihan, tidak mengherankan kalau keakraban mudah terjalin (*amazing!) (meskipun kalau seandainya ada Team Building-Games akan lebih ayik lagi tuh – hubungi irena —-> menawarkan diri, hehehe).  mbFita yang cantik dan enerjik (….dan langsing!) dari CC menjadiChaperone kami.

314189_10151229420604640_369670228_n

Masih “Polosan”

Merawat kulit wajah & berdandan merupakan kebutuhan perempuan yang menunjukkan bahwa dia care dengan diri sendiri. Sesi ini dilakukan setelah finalis berbelanja dengan voucher dari CC di FO Martha Tilaar dan berkeliling pabrik yang amat bersih dan sederhana, termasuk bikin lipstik sendiri ^^, oh ya istimewanya di pabrik juga ada museum kecantikan (berhubung sy suka museum, kesempatan ini amat sy nikmati, bisa melihat alat kecantikan jaman bahuela dan mengikuti hebatnya perjuangan bu Martha dari sepetak salon kecil menjadi Martina Berto sebesar sekarang ini).

Setelah berdandan dan sebelum berdandan ada sesi foto Before & After, oleh 2 fotografer yang ternyata mengikuti kegiatan Finalis 3 hari karantina itu.

403467_10151229420069640_817685595_n

Setelah didandanin, eh dandan sendiri tapi dibetulin sama mbak2 MUA

Cantik fisik sudah, kemudian sesi spesial wejangan dari bapak keren Yoris Sebastian (yang nge-fans manah suaranyah…. ^^ beliau emang kewren, pedenya, coolnya.. eh..) tentang Presentation Skills. WOW, menyimak presentasi Yoris membuat banyak finalis (errrr, saya terutama… bikin aja belum, hiks.. ) menjadi tidak percaya diri dengan bekal PPTnya.

Setelah makan siang, finalis diberangkatkan ke studio Cosmopolitan Magazine untuk sesi pemotretan, dengan 3 mobil (sy semobil dengan finalis2 cantik yg ribut ngobrolin ehm.. ehm.. perempuan stuff, bayangkan ngakaknya sampai ke lampu merah tetangga kayanya… hihihi).

Another WOW is buzzing.

(apalagi untuk sy pribadi, sy tidak pernah membayangkan akan pernah masuk majalah Cosmopolitan. Ya pernah MIMPI sih iyaaaaaa… in fact, masuk COSMOPOLITAN adalah satu mimpi sy)

60710_10151229420819640_190535578_n

Sesi Pemotretan di Cosmopolitan

Setelah dipilihkan baju (yg boleh dibawa pulang…) -sponsor dari Invio, finalis dibagi menjadi 2 kelompok besar. Finalis di touch-up dulu sebelum sesi foto dimulai. Berkesan? Amat Sangat! terutama dengan komentar jahil para hair & make up stylists, yak matanya berbicara, senyumnya yang tulus (wkwkwkwk, terpatri di hati, serasa masih terngiang di telinga setiap kali sy foto, thanks mbak & mas….). Ternyata sesi ini cukup lamaaaaaaaa dan membuat lapar juga, jadi bukan hanya mata finalis yang berbicara tapi perutnya juga (kriuk…!)  meski makan siang tadi sudah cukup banyak, perlu suntikan tenaga dari sepaket makanan Jepang.

Senja menutup sesi pemotretan dengan sempurna, finalis bergegas ke Resto pilihan penjamu berikutnya yaitu Fimela.com. Di resto ini, beberapa finalis di wawancarai untuk FimelaTV klik: http://www.fimela.com/read/2012/06/21/video-pencarian-perempuan-inspiratif-kreatif-dimulai. Setelah makan malam, finalis mendapatkan tambahan ilmu dari Dien TB, Rahne Putri (sy termasuk follower Rahne di twitterhow happy I am to meet her!), dan Farhan. (Materi saya share di akun twitter saya (@maureenmozsila follow #promosi )

374907_10151229421469640_1935932854_n

Kenyang makan seharian ini, kenyang ilmu, setelah finalis akhirnya sampai di Hotel Morrisey dan dibagi kamarnya, ternyata finalis masih harus latihan menyanyi bersama Vocal Coach mas Gustam. Haiyah. Finalis akan melakukan flashmob pada saat Awarding Day, dengan menyanyikan lagu Ello.

 

“Hello, kawan semua, ayo kita sambut… hari baru tlah tiba… apa yang kau rasakan, kuingin engkau tahu, dan berbagi bersama….” (dibuka oleh Lilies & Susan, Rap by Dhini, Mentari-lengkingan oleh Ane, suara 2 oleh Lisa & Ghina, WOW, kalian kewreeeeeen…. sy kok ga bisa-bisa ya bersuara merdu seperti itu….)

599492_10150964096284640_1811247625_n

buket coklat putih, nyam nyam nyam

Masuk ke kamar hotel yang bergaya klasik, finalis disambut buket coklat yang diletakkan di meja kamar, bertuliskan masing-masing nama, *WOW it’s such a wonderful surprise from Caring Colours:’) thanks!

403495_10150964112754640_1301728037_n

Perlengkapan dandan juga sudah menanti

Kamarnya lebih ke Apartment style, dengan kitchen utensils yang bikin saya ingin belanja dan memasak ^^ (dasar emak-emak). Sayang sekali, geregetan rasanya ada dapur cantik tapi tidak dimanfaatkan.

Day 2

The Big Day, hari presentasi penjurian dengan 9 Juri. Diawali dengan sesi Makan Pagi bersama (yang amat membuat sy terharu, sy terbiasa hidup dengan saudara-saudara pria, bahkan ketika saya S2, di lantai 1 di asrama saya satu2nya perempuan, di tempat kerja juga paling banyak 3-4 perempuan dan makannya irit semua, ini pertama kali saya makan pagi bersama sekian banyak perempuan – yang banyak makan semua, hihihi ^^ I love th atmoment inang Nancy, I’ll miss you all, girls)

Yoris Sebastian (konsultan OMG), Era Soekamto (desainer), Rene Suhardono (konsultan karier), Ligwina Hananto (konsultan keuangan), Fira Basuki (penulis), Alvin Adam (presenter), dan Marlin Sugama (penulis dan pemenang YCPA 2011), Kemal Gani (SWA), dan Samuel Pranata (MT) . (sy sudah lamaaaa menjadi follower mbFira dan mbWina, dan seingat sy entah Januari atau Februari 2012 sy ingin bertemu dengan 2 perempuan hebat ini #bahagia … dan kini saya follower semua juri ^^ dan sy bangga…)

9 Juri,  terbagi menjadi 2 ruangan, yang begitu tipikal sehingga finalis yang di satu ruang tunggu selalu bisa menebak dari mana finalis setelah penjurian kembali, bila berwajah terang, berfikir sambil tersenyum maka dia dari ruang 1 (Wina, Era, Samuel, Yoris), bila berwajah sedikit muram dan berfikir sambil terdiam (atau sampai terharu) maka dia dari ruang 2. (hehehe, tidak berlaku pada semua finalis loh… ada beberapa yang bangga menyatakan para juri memujinya… yang dengar di ruang tunggu langsung pingsan… #envy).

Penjurian berlangsung dari jam 9 pagi sampai jam 6 sore dengan sistem lotre nomor. Melelahkan karena cukup menegangkan, ini tidak berlaku juga bagi beberapa finalis. Kami dihibur sesi pijat oleh mbak Inggit dari MT, sesi gosip, sesi curhat, sesi makan kebab baba rafi (thanks Nilam), dan sesi foto-foto di ruang tunggu, sampai2 TV dan DVD yang disediakan tidak tersentuh oleh finalis.

(Berada diantara perempuan hebat Indonesia ini membuat saya amat bangga sekaligus mengalami minder tak berkesudahan. -____-”  mendapatkan masukan yang luar biasa hebatnya, untuk tidak melupakan jati diri dan menjadi diri sendiri terus berkarya, terus berusaha menemukan Personal Brand, dan hidup bahagia kapanpun juga karena kebahagiaan di tangan kita sendiri).

Usai penjurian, para finalis dan juri makan malam dengan akrab di lantai 6 Hotel Morrisey, eh kecuali Alvin Adam (yang mungkin menyiapkan ultahnya? hehehe). Makan malam dengan Juri dan panitya dengan akrabnya membuat momen ini terasa kekeluargaannya (we’re a new big family from that moment…). Bersebelahan dengan kolam renang minimalis membuat beberapa finalis serasa ingin menceburkan diri, apa daya tulang punggung sudah remuk rasanya.

Larut malam, dan acara belum berakhir, finalis masih harus fitting baju untuk The Awarding Day, dan kemudian….. latihan bernyanyi lagi…

282739_10150966290249640_316041599_n

Penggembira di acara menyenyong bersama

“buka kita buka hari yang baru, sebagai semangat langkah ke depan, jadi pribadi baru…. buka kita buka jalan yang baru, tebarkan senyum wajah gembira, dalam suasana baru…”

Day 3

 

Jam 5 pagi, para finalis dengan makan pagi yang belum lengkap, langsung menuju Djakarta Theatre. Ya, jam 5 pagi. Finalis harus Gladi Bersih Flashmob dan tentu, sesi make up and hair style (sy jadi merasa amat cantik!… thanks mas & mbak…). Kehadiran 10 model yang langsing dan tinggi cukup menambah tekad beberapa finalis untuk menguruskan badan, padahal disaat yang sama dibagikan paket burger keju + kentang raksasa – dan tekad tersebut langsung padam (menunjukkan sy dan beberapa finalis bangga menjadi diri sendiri #uhuk)

26662_10151229421829640_1453479960_n

Super Dandan dengan rambut Curly

Acaranya ramai dan amat menyenangkan sekali (CaringColours hebat oey), femme Talks berlangsung meriah dengan pembicara inspiratif + Ernest yg berstand up comedy 15 menit, dan finalis bahkan mendapat Hall of Fame. Acara seru ini berlangsung dari jam 11am sampai jam 5 sore, ditutup dengan makan malam bersama di cafe sebelah. Berbagai rasa mengikuti. Lagu Ello menjadi pilihan yang tepat untuk kami semua.

600433_10150980458069640_2031876201_n

 

Note:

cerita lengkap Femme Talks bisa dibaca di tulisan Ria yang lengkap sekali, from A to Z.

saya amat berterima kasih pada Caring Colours, Ibu Deby, Fita, Diona, Rika, dan semua Panitya, Hair & Make up Stylists, photographers, semua finalis yang cemerlang di hidupnya yang kini menyinari hidup saya juga, para sponsor yang memberikan hadiah (sy pake nih anting dParis + shawl-nya Era Soekamto), para juri yang memberikan masukan ekstra pada saya tanpa diminta, semua yang bekerja keras berbagi cerita tentang acara ini, sahabat, mahasiswa & kolega yang mengikuti perjalanan saya, keluarga besar saya, dan kekasih hati saya -suami & anak yang merelakan mamanya “hilang” selama 3 hari..