7

epic fail

curhat pendek epic fail edisi rumah tangga

===========================================

..:: satu::..

sy membatasi jumlah piring dkk yang beredar di sekitaran dapur.. cukup 2 item per jenis yg bisa nengkri cantik siap pakai, yg lain antree dalam dus saja.. dgn begini, jarang sink terlihat penuh, kecuali… long wiken ini ^o^ jadi dua piring, dua gelas, dua mangkok, dan teman2nya sudah asyik booo, pada bedua2an di sink…

ngeliatnya aja sudah pffffh…

biar semangat sy mau ganti sabun cuci piring biar ada yg beda gitu, ngga bau lemoooon mulu… nah, bbrp waktu lalu sempat beli sabun cuci berlabel biodegradable washing liquid aroma jasmine & orange, segar dan wangi gitu kan bayangan sy.. ya udah, meski sabun lama belum habis, sy memilih menggunakan sabun yg baru dalam festival mencuci kali ini.. pas nyuci sih biasa aja.. sesekali bau orange dan di tangan bau wangi..

namun ternyata saudaraaa…

setelah acara mencuci piring tengah malam selesai…  seluruh ruangan  dapur (dan ruang tamu krn jadi satu) jadi wangi melati dimana-mana!!!

-_____________-“

*untung bulan puasa

kiat mengatasi: rajin nyuci biar cepet habis! trus kembali lagi aroma lemon/apel

================================================

..:: dua ::..

sy tuh paling suka bau vanilla.. edt vanilla.. lilin juga wangi vanilla.. pewangi ruangan ya juga vanilla.. nah, kecuali pewangi toilet yg dicantolin di dudukan ntuh… nah sy selalu ambil warna biru yg membuat air menjadi biru dengan wangi standardnya… eh pengen dong di toilet juga wangi vanilla.. jadilah sy beli dan pasang pewangi aroma vanilla, masang aja hati udah seneng kok.. kayak hati jomblo yg disenyumin meski ngga diajak kenalan… hahaha *ngga nyambung *maaf

trus sy flush sekali sebelum sy meninggalkan toilet.. harapannya yaaa besok pagi disambut dengan aroma favorit dong..

…..

paginya…

“mamaaaaaaaaaaaaaaa!”

ada teriakan dari toilet, waduh, sy bergegas menyusul tole di toilet sambil tereak juga nanya ada apa (kasian ya rumah sebelah, dapat tetangga ndeso >.< biasa tereak2 di pematang sawah)

“duh mama nih ngga ngeflush ya!” tuduh tole

waaaaat… sy intip wcnya.. iya euy airnya kuning…

tapi harum…

tapi KUNING!

kiyaaaaaaaaaaaa….

ternyata aneeeeeh lihat air wcnya warna kuning gituuuuu… bukan cuman karena biasa lihat warnanya biru, tapi juga emang kaya ada yg lupa nge-flush jadinya…

-_____________-“

ampyun deeeeh…

kiat mengatasi: pasrah nunggu habisnya.. masa iya rajin pipis? hihihi… yaaa trus kembali lagi beli yg warna biru…

================================================

ada usulan aroma apakah buat sabun cuci dan pewangi toilet yg ngga serem dan ngga aneh???

16

Setelah Ayah Pergi

hari sabtu, ayah mendadak masuk icu

berita ini sy dapatkan ketika sy dan tole hendak ke arnhem, jantung sy berdetak keras, sy merasa ngilu sekujur tubuh, keluarga sy bukan pecinta aksara maka tak banyak keterangan di depan mata.. inginnya sy membatalkan pergi, hanya ingin di rumah saja, meminta dan menundukkan hati dan kepala, namun kepergian kali ini sebenarnya buat napak tilas pencarian tas tole yg ketinggalan seminggu sebelumnya, tak bs ditunda juga.. (syukurlah tasnya ditemukan.. ) kami banyak berjalan hari itu berdua, sesekali kami berhenti, untuk memberikan kesempatan sy menangis dan berdoa

no news is good news… sometimes… right?

di surabaya, suami sy menuju rumah sakit sepulang kerja, dan mengirimkan banyak foto ayah dari kejauhan dan hasil diagnosa… juga foto mami dan saudara2 yg menunggu di luar icu… mengobati rindu… meniupkan cinta setinggi-tingginya..

you’ll make it, ayah, all i know is you’ve been such a strong guy 

hari minggu, ayah masih di icu

dan sedang ada lomba marathon di kota, tole terdaftar sebagai peserta sejak bulan sebelumnya.. 1km.. marathon pertamanya.. he’s not getting any better he needs further treatment… begitu pesan selanjutnya… they prepared him for the treatment.. entah sy jadi sensi atau apa, tapi dalam marathon anak ini sy malah dilihatkan anak-ayah yg berlari bersama… yeah, right…

usai marathon, sementara tole meneruskan bermain, sy memilih pulang saja, badan sy makin menggigil, jaket tambahan yg sy pakai masih kurang saja rasanya…

he is okay, pesan suami setelah operasi ayah usai… he needs some rest, they’ll do more treatments in the morning.. ah syukurlah meski hati belum lega, hanya mami yg menunggu sementara semua memutuskan untuk pulang… okay.. tapi sy tetap tak sanggup memejamkan mata… sampai pesan mami sy terkirim ke grup memanggil adik sy..

dan adik sy menelfon dan terbata.. ayah sudah ngga ada…

hari senin, setelah ayah pergi

sy ngga punya kekuatan apapun, sy menangis tergugu sendiri, cuman itu yg sy bisa… terus… terus… terus… sampai terasa sakit di hidung dan perih di mata dan kepala.. terasa sakit.. dan sakit… dan sakit semua… hampir subuh, sy memaksakan diri untuk mandi dan tetap menangis dibawah aliran air hangat entah berapa lama…

ketika tole bangun, sy menyampaikan berita duka.. sampai dia memeluk sy daaaan sy mulai menangis lagi jadinya… please don’t cry like this, you will make me cry too… katanya…

tapi tak bisa… sy hanya mengurung diri di kamar, menangis dan menangis bisanya… but i promised him it will only be today… since i really couldn’t do or think anything but cry and cry, I feel so useless being so faraway from home in this kind of moment

sy beruntung masih ada tole bersama sy, yang mengingatkan berkali2 untuk makan dan minum, dan memeluk sy mengingatkan untuk tetap kuat dan tabah…

sy berbaring di tempat tidur menatap layar hp seharian, mengikuti acara persiapan, proses pemakaman, dan kemudian proses persiapan pengajian.. sy menitipkan ke semua yg ke rumah untuk mengirimkan foto dari berbagai pandangan mata.. dan sy kembali menumpahkan air mata sampai sy tertidur…

hari selasa, setelah ayah pergi

sy merasa baik2 saja.. sy pun memutuskan ke kampus.. yaaa, dengan mata bengkak… tapi gapapa.. sy bisa bangun, menyiapkan sarapan, lantas bersepeda sambil tersenyum pada dunia… sampai setibanya di kampus… mau ngga mau ketika ditanya kenapa kemaren ngga masuk dan sekarang muncul dengan mata sembab – sy harus menyampaikan tentang kepergian ayah dan menjawab pertanyaan tentang pemakaman beliau, dan yaaa, sy mendapat pelukan… dan serentetan seruan bahwa sy ngga mungkin dalam keadaan okay dan kalau sy membutuhkan distraction harusnya sy pergi jalan2.. tidak di rumah, tapi juga tidak di tempat kerja… mendapatkan pelukan lagi membuat sy kembali ingin menangis… namun tetap yakin mengatakan, okay, but i will be okay soon.. sebelum pulang sy mampir ke mantan rumah kos sy, memeluk bayi2 kesayangan, anak2 ibu kos yg baik hati.. children’s laughters are amazingly lovely…

hari rabu, setelah ayah pergi

sy mulai menjawab pesan2 yang terkirim melalui whatsapp, I cannot believe how many groups I’m into, dan sosial media… sesekali terisak bila mendapat pesan personal, yg tidak dikirim dalam grup dan tidak copas maksudnya… dan seharian kembali sy menyibukkan diri berkomunikasi dengan saudara jauh dan teman-teman lama yang sudah lama tidak sy sapa… yaa, sambil sesekali menitikkan air mata… mengamini semua doa, ayah.. ayah.. doaku teriring untukmu…

hari kamis, setelah ayah pergi

bertepatan dengan King’s Day di Belanda, sy ingin ke Amsterdam berada dalam keramaian, namun tole meyakinkan untuk pergi ke taman sepi, jalan kaki, hanya kami, mendengarkan hati… tapi sempat juga kami mampir kedai ice cream favorit untuk menikmati hari yang cerah tapi sedang hujan… we can have fun on such rainy day, kata tole.. malamnya sy kembali menangis (menunggu tole tidur tentunya) mengingat masa lalu… dan menulis tentang Ayah with a dim picture of drowned past…

hari jumat, setelah ayah pergi

ingatan masa lalu membuat pikiran sy mendadak dihantui dengan penyesalan,

i should have… i would have… i could have…  shoulda, woulda, coulda… i gotta list them out, pikir sy awalnya.. tapi kemudian sy menatap tole…

imagining my son would tell me all the should woulda coulda – all the guilt,

then i consider what would I say to my son…

then somehow I know what my father would tell me…

trus menangis lagi… T.T

tapi kembali menulis pada dunia tentang hubungan dengan orang tua setelah kita dewasa disini

hari sabtu & minggu, setelah ayah pergi

mengawali hari dengan video call dengan keluarga amat menyenangkan hati, meski dengan koneksi yg ajaib.. yaa, kami biasa ngobrol dengan tawa keras dan sarkas… tapi sy bs merasakan duka mereka…

wiken ini meski sy tak ingin pergi tapi tetap kami harus pergi (perjalanan ke Zuid Limburg), karena segala sesuatunya sudah dipesan di awal bulan ini, perjalanan yang membuat sy (dan tole) banyak berjalan kaki (hampir 30km dalam dua hari), skenarioNya memang menakjubkan sekali… membuat sy makin banyak belajar, setelah ayah pergi…

I was given the opportunity to walk my sadness away

to learn how not to let all the guilt and grief stay

to understand that it is always okay not to feel okay

and cry once in a while if I may

7

Challenge Accepted

 

belakangan ini sy melihat bbrp foto hitam putih dan status #challengeaccepted di facebook, waduh, another chain project ini, jadi seringnya sy skip aja – sampai hari ini eeeh sy kepentok.. hadeeeeeeuh…

sy like foto ibu cantik, teman kuliah sy dulu, ndilalah di inbox nangkring satu pesan ini:

Since you liked my picture, you now have to post a black & white picture of you and write Challenge Accepted. Let’s fill Facebook with black & white pictures to show our support for the battle against cancer. That is the challenge. When your friends like your post, you send them this message. Godbless 😘😊

oh, tentang melawan kanker, hmmm, reaksi pertama sy membaca pesan ini yaaa:

keraguan buat ikutan posting

apa hubungannya foto hitam putih sama perjuangan melawan kanker? – yaaa, sy tau foto hitam putih identik dengan memori, melambangkan bahwa siapa saja bisa jadi in memoriam gitu, jadi maksud yg didapatkan adalah kanker itu mengancam jiwa, jadi mari kita saling mengingatkan untuk melawan kanker, nah, tapi chain project ini ngga menjelaskan itu kan, dapet ngga nanti efeknya? eh tapi apa bener maksudnya kaya gitu yak, ^^

kenapa menyebarkan perjuangan melawan kanker? memberi tau sesuatu? wah… “mucocutaneous lymph node syndrome” malah belum banyak yg tahu, banyak dokter sekalipun..(*egois nih) uhuk, akhirnya jadi deh sy browse2 (sambil browse how to formulate research questions for a mixed method research dong, wkwkwk) dan sy membaca website WHO yg menyatakan bahwa kanker adalah penyebab utama kematian di dunia tahun 2012, yang meningkat tajam di tahun-tahun berikutnya.. kenapa meningkat? emang apa penyebab utamanya? 1 dari 3 penderita kanker memiliki karakteristik: bmi tinggi, pola makan ngga seimbang (kurang buah dan sayuran), kurang aktifitas fisik, tobacco & alkohol —> eng ing eng, sy ngga tau banyak juga ternyata

alasan ndeso dan ngga kekinian > ngga punya foto baru yg nampak lebih bagus kalau di-hitam putih-kan.. >.<

——————-

dan sampai paragraf ini, akhirnya sy memutuskan buat ikutan posting, karena…

ternyata proyek colek2 ini berhasil mencolek sy beneran, paling tidak hari ini sy menjadi sedikit lebih tau, lebih sadar, dan lebih peka..

sy mengenal teman, orang tua teman, pasangan teman, anaknya teman, dan keluarga yang pernah, sudah, sedang berjuang melawan kanker.. doa teriring bagi semua.. semoga diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan..

ngga ada ruginya kan, saling mengingatkan, kalau yg dicolek nantinya ngga keberatan posting dan belajar kan lumayan toooo…

dan karena sekarang hari Kamis, sekalian #TBT yaaaa…

jombrenks

jombrenks. sisterhood. july. 2015.

oh iya… sy memutuskan hanya melanjutkan ke 10 orang pertama yg like postingan sy di facebook, sisanya sdh klenger lah ya.. tapi senang juga kalau lihat ada yang meneruskan, terima kasih ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

14

The Sunshine Blogger Award

sunshinethank you, Prima

wadow, di-tag Prima (kenal mbak blogger cantik dan inspiratif ini dari acara EdCamp) buat ikutan chain project the sunshine blogger award 2016 

tugasnya menjawab pertanyaan mbak Prima, trus bikin pertanyaan lagi yang diajukan ke blogger inspiratif lainnya….

yuk mareeeee….

1. Apa media sosial yang masih kamu pertahankan, dan kamu rasa you can’t live without? facebook.

dulu selain narsis, nyampah, juga buat kepoin mahasiswa (hahaha, ampun ^^) maksudnya buat ngasih pengumuman (karena mahasiswa lebih sering baca facebook daripada baca email/catatan dari dosennya), milih mahasiswa buat dapet beasiswa atau tugas penting, atau screening buat nyari guru baru atau asisten (status aneh = no go!). sekarang, karena jauh dari rumah dan waktu banyak habis buat belajar (*uhuk pencitraan sangat) jadi lihat facebook serasa baca koran update keadaan keluarga dan teman2 dalam waktu singkat, obat rindu…

2. Apa buku favoritmu sepanjang masa (bukan Al-Qur’an/Alkitab ya pastinya, itu sih engga usah disebut, hehe)? Buku2 puisi – Elizabeth Barret Browning.

beli via amazon tahun 2002, trus jadi ikutan nulis2 (di twinkle stars).. buku yg berhasil membuat sy jadi produktif tiap kali habis baca… kalu baca chicklit kan bikin ngakak atau mewek doang, hihihi, tapi suka banget sih.. ini baru beli citizen girl & seven sunny days… hahahah *ga nanya *biarin mo pamer

3. Apa momen paling membahagiakan dalam hidupmu hingga saat ini? masa hamil.

haiyaaa, ini kayak tema pertanyaan di IELTS deh, beneraaaaan… wkwkwk…

iya.. sepanjang masa kehamilan.. i felt so blessed, i felt so loved, i felt so happy in every single second, and since it made my loved ones happy too, then it doubled my happiness… a friend said, that makes me a pregnant unicorn.. my curiosity level was increased to the maximum level, all the dedicated learning sessions, all the fun, all the positive changes I’ve made, and everything…

4. Apa film paling jelek yang pernah kamu tonton setahun terakhir?  “by the sea”.

aduh film ini yaaaa… yg main ganteng2, cantik2, settingnya baguuuuus banget bikin ngiler mau romantis2an kesana, etapi mengikuti ceritanya bikin ngantuk…

5. Kalau kamu boleh mengulang masa kuliah, adakah hal yang ingin kamu ubah? no.

kuliah S1 ini ya, hmmm, pengen mengulang sih iyaaaaaaaaa, best of the best friends and wonderful feelings, TANPA ada yg diubah, meski buanyak salah2nya… lucu aja bisa ngerasa: “ya ampyun, aku ogeb banget sih duluuuuu” ngga punya catetan, saat2 ngekos, nitip absen, belajar m-word, hahaha..

6. Siapa blogger favoritmu (selain saya tentunya :p)? aaaaaah banyaaaaak.

ngeklik reader itu kayak masuk ikea… semua menyenangkan! hehehe, semua blogger favorit deh kayanya, kenapa? karena setiap blogger itu unik dan setiap ceritanya manis… tergantung mood aja.. 

7. Apa arti menulis/blogging buatmu? refleksi diri, dan pengalihan isu.

ketika tugas satunya ngga kelar kelar (read: paperwork untuk disertasi, wkwkwkwk) ga tau kenapa, tiap ada deadline, malah semangat buat nyelesaikan postingan blog… ah, mateng toooo…. meski ngga semua di-publish dan berakhir di tumpukan drafts.. 

8. Kalau suatu hari memoir hidupmu dibuat film, siapa yang kamu pilih untuk memerankan dirimu? no idea.

hadeuh, kudet artis indonesia masa kini… ngga mungkin kan ik pilih Zooey Deschanel gitu..

9. Apa lagunya Adele yang menurutmu paling galau dan bisa bikin depresi? galau.

hahaha, lagu Adele mah semua bikin depresi.. padahal liriknya ngga memper sama sy..

10. Seandainya kamu menjadi atlet, apa olahraga yang akan kamu pilih? Renang.

suka banget main aer, suka banget berenang, tapi ngga jago, hiks… bisanya gaya punggung doang, *pemalas mode on

11. Bagaimana pendapatmu tentang ‘perempuan harus bisa masak’?

masak = cook : prepare (food, a dish, or a meal) by mixing, combining, and heating the ingredients.

ya setujuuu laaaa, masak itu kemampuan dasar, one of the human’s life skills, bayangin kalau pas laper trus ngga ada paklik2 yg jualan tahu tek atau nasgor tuktuk, piye kalau ngga bisa masak… kembali aja sesuai definisinya, bisa campur2 dan manasin bahan2 makanan, masalahnya cuman mau apa engga kok… sy pernah nulis ttg hal ini di sini

eits, no baper masalah gender, karena sy sebut human’s life skill – ini berlaku untuk human!

my questions

  1. hal apa yg ingin dikuasai, tapi belum dipelajari?
  2. lepas dari finansial dan kondisi saat ini, apa sih pekerjaan impianmu?
  3. hal kecil yg menyenangkan adalah…
  4. apa yang bakalan jadi kondisi ideal buat nulis/ngeblog?
  5. spontaneous travelling: ransel atau koper?
  6. nyaman tinggal di kota besar atau di desa?
  7. tempat paling asik yg pernah dikunjungi? (bagi foto yaaaa)
  8. apa makanan yang paling enak sedunia? (bagi resep dooong)
  9. satu hal yg harus diselesaikan tahun ini adalah…
  10. seandainya diberi kesempatan menulis buku, tentang apa dan apa judulnya?
  11. sesuatu yg ingin dilakukan bulan September nanti adalah…

daaaaan, tahap yg paling susah nih adalah milih blog yg mau jawab pertanyaan sy, hiks, maklum kan ik amatiran dan kayaknya blog yg ik follow blog terkenal semua.. jadi, seandainya ada yg mau jawab pertanyaan sy di tengah kesibukannya, bantuin doooong nambahin list berikut ini…

cuman ada keinginan mendengar jawaban dari blogger2 di bawah ini:

EdCamper Laksmi Pus | di: http://laksmipuspitowardhani.weebly.com/

EdCamper Indra | di: http://tidakberbahaya.blogspot.nl/

Dear Deny (kalau bisa duet dong jawabnya, hihihi) | di http://denald.com/

Ibu Peri Enschede, mbak Cetut | di https://padmaningsih.wordpress.com/

Mas Hartanto | di https://hartanto.wordpress.com/

Zee yg cantik nan galau, https://fhzandra19.wordpress.com/

Mutiara yang lama hilang, di http://dpearlmutiarafhatrina.blogspot.nl/

 

 

13

10 tahun Pernikahan

WhatsApp Image 2016-08-10 at 19.21.17

:: 10-year anniv date :: coffee :: black wedding rings ::

tahun ini adalah tahun ke-10 pernikahan kami… WOW… s.e.p.u.l.u.h… gimana rasanya? yaaa… lama juga sih yaaa ^^, hehehe.. aduh maaf komennya ngga mutu.. ini rasa tanpa bisa diungkap aksara soalnya.. perjuangan tanpa ujung, belajar sepanjang masa..

dengan segala perbedaan kami dari awal, kami sadar dan sedikit tutup mata akan apa yang kami hadapi selanjutnya.. meski banyak peristiwa yang kami lewati bersama penuh cinta dengan suka dan duka, bukan sekali dua kali sy atau si Mas atau kami berdua berpikir “ya sudahlah..” atau “sudahan yuk..” atau “sudah doong!” dan syukurnya setiap kami di ujung pasrah, selalu ada yang membawa kami kembali bersama, and they’re not always the nicest things on earth..

iya, menjalani pernikahan ini ternyata menyeret kami berdua untuk lebih keras belajar dari segala penjuru, mulai merenung dalam diri sendiri, dari satu sama lain, dari anak, sampai dari sahabat2 tercinta dan keluarga, kami belajar untuk belajar, belajar kembali, dan memilah yang tidak perlu dipelajari (learn, re-learn, and unlearn – learning principles in 21st century learning)

lantas kami dipertemukan dengan dua cincin ksatria baja hitam, yang meski sama-sama baja namun berbeda hiasan dan model, dan menjadikannya cincin kami yang baru… aiiih…  lovely #blackweddingrings ! i love it!

unique, strong, powerful, mengingatkan kami pada kami berdua dan semua yang telah kami alami sampai saat ini.. and I have to note ’em down for my self-reminder

1. “being apart is fine…

kami sedang #LDR nih… pas ngedate anniv tuh kami sudah ngga ketemu selama hampir 7 bulan… jauh sebelum2nya kami juga bukan tipe yang (bisa) tiap hari berdampingan bersama.. kami biasanya ketemu 1-2minggu sekali… tapi tiap hari dong kami saling kirim kabar via apapun yg ada di gadget.. kalau selama di Belanda ini, sy hampir tiap hari juga kirim email dan foto… *selfies for specific purpose  #eaaaaa

tak mudah bersama, kami adalah si ujung barat dan ujung timur.. si Mas itu perfeksionis abis orangnya, semua direncanakan in every single possible details.. sementara sy.. hmm.. well.. wkwkwk.. super duper ngglewes… sy akan stres bila mengikuti suatu jadwal tertentu, sementara si Mas akan stres berat kalau harus menjalani sesuatu tanpa rencana.. menurut sy > si Mas itu OCD *obsessive compulsive disorder, menurut si Mas > sy itu the beautiful chaotic queen.. wkwkwk, bisa 7 seri ini postingannya kalau mbahas bedanya si Mas dan sy..

menjalani hari sendiri itu memberikan diri kami waktu untuk berdialog dengan diri sendiri dan merenungi apa yang terjadi diantara kami.. being apart is awesome… yaaa, menumbuhkan dan menikmati masa rindu gitu deh… kan katanya rindu itu candu! ^^,

2. “blast from the past…

WhatsApp Image 2016-08-10 at 19.18.37eits, ini bukan ttg mantan yaa, hahaha… gini, kami juga sering kembali ngobrolin momen2 di awal2 masa kami nikah, pacaran, dan sebelumnya

10 tahun menikah, 8 tahun sebelumnya pacaran, berteman baik beberapa tahun sebelumnya lagi, berteman biasa sebelumnya lagi, dan temannya teman di awalnya… maklum ternyata pas es em pe kami sempat tetanggaan rumah, dan pas es em a malah se-kompleks sekolahnya…

 

iya, mrintili momen2 jadul ini juga sesuatu yg manis lo! serasa lagi reunian kecil  *suit suit

…lucky, i’m in love with my best friend…

3. “communicate well…

seumuran dan saling mengenal begitu lama menjadi jaminan komunikasi yang lancar?

yo engga laaaaah… NO WAY… wkwkwk.. cuman over time, diem2an atau sinis2an itu lama-lama ngga jaman, hanya bikin kerut muka *hiyaaaa… mending diomongin aja…

jujur tentang perasaan sy dan menjelaskan apa yg sy harapkan, serta mendengarkan hal yg sama darinya itu baru membantu… beberapa teman malah heran, “ngga semuanya lah harus dibilang ke swami”, nah loooo.. trus sy musti curcol ke siapaaaaah… *tanya tembok

topik kami juga tentang banyak hal mulai keluarga besar, teman-teman dan cerita mereka – yang sering juga jadi pelajaran buat kami, pekerjaan – dan orang2nya dan gosip2nya *aha!, dan apa yg ada diantara kami seperti diantaranya sampai batas apa yg dikatakan selingkuh itu *pfffh ya almost everything I guess

oh ya, kami juga punya tanggal khusus, setiap tanggal 3 – as our monthiversary, jadi kalau ada sesuatu hal yg biasanya ditunda2 ngomongnya, kayak habis nabrakin mobil misalnya, hahaha, sy ngomong semua2nya pas tanggal 3 itu… siap jujur dan siap kuping… eh, siap hati ding…

4. “but don’t expect perfect communication…

I am a drama queen.. si Mas Raja Tega… sy sudah pasrah bin jujur, eh masih di-sarkas-in – dipojokin, ya nangis doooong… hehehe… nangisnya ya tetep ke swami.. tanggung jawab dong sudah bikin sy bete.. ^^

kami sering sekali diskusi dan negosiasi, dulu jadian awal, dan persiapan pernikahan juga begitu, kalau kepentok ngga deal yah berhenti dulu.. besok2 diulang lagi diskusinya.. ya, karena tidak semua diskusi dan negosiasi bisa berjalan lancar..

menurut sy nih ya, si Mas emang pinter bingit orangnya, namun untuk satu -dua -beberapa -atau banyaaaak hal tertentu dia tetap butuh penjelasan dengan kata-kata yang diucapkan pelan-pelan… catet tuh, literally speaking, bukan dengan kerlingan mata… hahaha…

5. “don’t compete… 

suck it up, then move on..

di satu waktu, mungkin hanya salah satu yg nampak ato ngerasa lebih banyak melakukan sesuatu… ya udaaah, kerjain aja (kalau ngga mau ya ngga usah)… namun buang jauh2 segala rasa “lebih” itu… nikah bukan lomba.. ngga harus bersaing, mencari siapa lebih kuat, atau banyak berusaha, atau berkorban, atau berjuang dalam pernikahan…

do your best you can and WILL do, then move on..

hey… it is something that you have to built together, if he’s not there, just ask him to!

additional update: nasehat ini dari sahabat2 tercintah, pasal ini namanya superwoman syndrome, apa2 dilakukan sendiri – sadar atau tidak, sengaja atau tidak, dengan ingin diakui bahwa dia berperan (lebih) penting dalam hubungan tersebut… ini sindrom perempuan jagoan (ato yg ngerasa aza, kaya sy) biasanya, syukurlah sy sdh diterapi dan dinyatakan lulus, hihihihi *thanks sis

6. “learn to say sorry…

kita ngga selalu benar, apalagi di mata orang lain… be humble, kalau sekiranya kita salah dimatanya yaaaaaa, minta maaf saja… namun…two important things,

DO clarify what you are sorry for -and- ASK forgiveness..

biar jelas gituh,

(1) maafnya tentang apa, dan

(2) mintalah pasangan untuk memaafkan

jadi bukan cuman, “yaaaaa, maaf…” dengan muke cemberut… whoaaa, kurang dapet gituh feel-nya.. apalagi ditambahin “tadi kan aku sudah minta maaf!” ditambahin lagi “maumu aku harus gimana lagi sih?!!?!!” wkwkwk, lak diterus-terusnooooo… hadeuh, bisa perang lagi nantinya, hahaha… seringnya sih kami gitu kok… ooooopsie >.<

7. “show love… 

semua orang suka bila dihargai kan,  bukan berarti musti basa basi yaa…

yes, day to day life gets routine (and BORING) jadi setiap kali bertemu tampakkan dong excitement: touch, hugs, senyum, binar mata, be nice, be present, be sweet.. kalau lagi sebel pun, just punch him then give him a warm hug ^^

*this is truly my selfnote *maaf ya istrinya sering cuek bin jutek, hiks

8. “laugh hard…

ayolah jangan serius-serius… semua ada waktunya…

ketika suasana lagi bikin bete, tarik nafas panjang dan make joy and laugh a lot life is hard already… ketawa bareng itu menyenangkan… just do something silly or fun together

kadang kalau ngga ada bahan ya, kami berdua ngetawain orang lain, atau paling engga yaaa si Stan yg kami bully, wkwkwkwk *bad couple huh *maaf ya nak, ortunya jahil

9. “go on dates…

 I made my mistakes, sy pikir dengan berusaha menjadi ibu yang baik akan otomatis menempatkan sy menjadi istri yang baik.. eheeem, sy SALAH… a couple is a couple… dan sy adalah sy… jadi kami kedepannya harus rutin meluangkan waktu berdua

and find topics other than being a mom or a dad… karena hanya akan bikin kangen pas nge-date, atau malah merasa bersalah, apalagi kalau perginya ke cafe yg sudah diincar bareng Stan, hahaha… *duh maaf lagi ya nak..

10. “you can’t change someone, but someone can change…

obrolan pembuka anniversary date kami kemaren adalah, how much do we hate each other... hahaha… sudah tau dia benci banget segala chaos, messy, and spontanity, tapi sy-nya tetap saja begitu.. dan karena tetap begitu, rasanya sy sengaja.. dan tiap kali dia berpikir sy sengaja melakukannya, rasanya makin benci aja… delapan belas tahun loooo, kata si Mas, ngga berubah sedikit pun!… laaaah, padahal samaaaa, sy juga sebal tiap kali dia merinci sesuatu, atau tanya bertubi2… so I think I would just have to accept that ^^ and he should too, cause we’ve learned over time that those things about us are NOT going to change.

“I want you to know how much I’ve enjoyed annoying you all this time and how excited I am to keep doing so in the future” @maureenmoz

namun anehnya, saat jauh dari si Mas, tau2 aja, sy iseng banget ngatur2 lemari dan menempatkan tipe baju tertentu berdasar warna hanger, wuuuuih itu kan dia bangeeeet yak… langsung teringat kalau si Mas lagi ngatur2 baju (dengan muka !b*r%tg^a#d gitu deh), then I suddenly got the warm feeling that he is nearby…. *I do miss you, my Bi

^^ celebrate love ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2

Menangis

nangisan

“nangisan” itu julukan dalam bahasa jawa untuk orang yg mudah menangis.. istilah yg lebih jelek lagi itu “mewek” alias nangis yg sampai mukanya ngga berbentuk.. ada istilah lain ngga ya???

huehuehuehue… ya sy itu yg nangisan… lihat klip apa aja yg bau-bau sedih, sy langsung nangis, apalagi lihat film sedih atau baca novel sedih.. pas baca ps i love you misalnya, bacanya satu jam, nangisnya 3 hari, bapernya seminggu… wkwkwk..

mungkin sy potensial banget jadi artis sinetron ya… ketawanya banter, nangisnya grawung-grawung… hashtag drama queen… hashtag artis sinetron…

dampak menangis

menangis itu reaksi fisik yang baik.. karena sedih yang menjadi-jadi atau bahagia tiada tara… dan bisa melepas rasa sakit secara mental.. yaaaa 11-12 lah sama tertawa… tapi ngga adilnya, dia ngga pernah dikasih julukan:

crying is the best medicine..

heran kan…yaaaa, mungkin karena tertawa lebih punya konotasi arti positif, sedangkan menangis memiliki konotasi arti negatif.. lemah… cemen….

padahal beda dengan tertawa yg berbatas waktu, menangis itu tidak.. yakin ngga pernah nemu berita ada orang yg ketawa semalaman, kalau nangis kan ada…artinya, menangis itu lebih enjoyable, bukan? *ngemeng epe

dengan menangis, kita mengeluarkan air mata.. dan katanya jeung *ala2 ibu2 nggosip* yg keluar dari air mata itu yg jelek2… jadi habis nangis mata kita akan lebih cerah ^^ uhuy… hati juga akan lebih tenang…

(((itu kalau nangisnya bentar)))

kalau nangisnya semalaman, naaaaah… biasanya sy langsung bangun pagi dengan sakit kepala..

kenapa nangis bikin sakit kepala

satu… dehidrasi… bayangin deh kalau nangisnya kategori nangis bombay… bisa seember tuh air matanya… (kalau ngga percaya tisunya dikumpulin trus diperes).. lah kalau kita kehilangan banyak air otomatis dong tubuh kita akan kekurangan air alias dehidrasi…

dua… air ngga hanya keluar dari mata, tapi juga dari hidung.. hayoooo.. coba deh nangis kalau ngga percaya… jadi airnya dipompa ke bagian wajah atas semua… semalaman.. edun kan… sinusnya kebanjiran air semalaman… padahal harusnya sinus itu rongga udara (baca ttg letak dan fungsi sinus)

tiga… nangis yg terlalu lama bikin penghayatan makin jadi… penghayatan terhadap kesedihan maksudnya.. makin dipikirin makin melekat… hormon penghilang stress nya akan jadi baper dan malah bikin stress berkepanjangan…

mengatasi sakit kepala karena menangis

berdasar analisis diatas *wehlahdahlah kemelipen yo* mengatasi sakit kepala karena menangis bisa dilakukan dengan:

satu… berhenti menangis sebelum tidur… lupakan quote yg bilang cry  yourself to sleep… iya kalau sleep, kalau ngga sleep-sleep besoknya udah sakit kepala + muka bantal + matapanda + cucian menumpuk… ngga asik kan yes? bersihkan air mata dan air hidung (*yucks…).. cuci muka dan berdoa.. dan minum air putih sebelum tidur… bahaya dehidrasi bisa diatasi… kalau tetep mau nangis ya jangan lupa minum air putih yang banyak.. sama vitamin… siapin masker mata ya…

dua…  sama’an dengan yg diatas… berhenti menangis sebelum tidur… lupakan quote yg bilang cry  yourself to sleep… supaya sinusnya agak longgar dan airnya ngga menumpuk di rongga sinus… duduk dulu… tarik nafas dalam2… kalau masih kelebihan energi putar musik.. jangan dengerin Adele ya… yg sekiranya bisa bikin gerak.. misalnya nyapu apartemen atau cuci piring sambil goyang dangdut (wkwkwkwk..)

tiga… makan… nangis itu bikin capek apalagi nangis yg full penghayatan… jadi kalau bisa sih lebih baik istirahat atau sekalian tidur, tapi biasanya kalau stress tidurpun tak nyenyak.. jadi ya makan aja… buat sy makan indomie pedas pake telor mata sapi sama kerupuk conimex naturel.. atau bikin pasta terus keju dan sambalnya dibanyakin… atau nyamil almond sampai rahang capek… atau seiris cheesecake atau appletart… atau semangkung ice cream vanilla dengan chocholate crunch… atau roti keju panggang…  *ngiler maaaak *dasar tukang makan

ekstra… MOVE ON… pikirkan hal2 yg akan dilakukan setelah “emotional breakdown” itu, minimal lakukan hal2 yg biasanya akan membuat hati tenang… misalnya naik transportasi umum ke kota lain… kenapa umum? karena kalau naik mobil atau sepeda sendirian akan terpacu buat nangis lagi.. masa iya di kereta api nangis grawung-grawung… atau belanja ke supermarket favorit atau ke toko yang lagi diskonan… tapi bawa duit seperlunya aja, ntar bisa-bisa nangis lagi lihat tagihannya… wkwkwkwk…

 

5

Family Name in Indonesia

when you have no family name

When Indonesians (who don’t have any family name or achternaam) live in the Netherlands, they must have at least one moment when they have to explain why they don’t have any family name. I did, hundred times (^^,)

I’m the one that they would say is having the “weird name” that consists of three first names and no family name. Since the Dutch have the culture of writing the initials before the family name, then they will always write my name this way: I.*.Maureen and since Maureen is considered as first name, then my friends called me Maureen or Mo (kewren kan eike, serasa Agnez Mo, trus langsung joged *cinta ini… sambil mengepalkan tangan).

(that’s why since 2002, I use my last name as my first name. that also explains the reason why my socmed account id is (at)maureenmoz  follow me? *wink)

Sometimes I feel like they couldn’t believe that I don’t have any family name. It would be such a terrible idea -of having no family identity. They must have think that I was a diabolic baby that my parents don’t want me to have the privilege of being in the family.

I know ^^,

but it’s not like that.

It’s neither that my family hate me so much nor I hate them.

Yes, those three first pretty names are all my names, and I know my parents proud of having me as their only baby girl (kata emak: opooo aeeeeee *jendul)

well, as you might probably know, that there are many other believes, faiths, and cultures in the world which are sooooo different one another.

the family name tradition in Indonesia

In Indonesia, we have a broad range of different cultures, might be just as many as the number of the islands ^^ we have different languages, habits, ways of thinking, traditional dances, traditional clothes, batik patterns, and of course, different ways of naming.

It is very complex, yes..

confusing? hmm, let’s see..

There are Indonesian cultures that allows passing the family name from the father’s family (patrilineality) like in Batak culture, e.g.: Wandi Panjaitan (Panjaitan is the family name in Batak) OR the mother’s family (matrilineality) like in Minangkabau culture (I don’t have any example, sorry).

There are also given names that represent the status or caste of the family (yes, some cultures have the systems of categorizing society into castes – or just 2 castes: royal and ordinary families).

Like in Bali, there are “title” like Ida for the highest caste families (or known as Brahmans or priest/teachers, and “Tjokorda”for the Satria – the warrior caste) so we can easily recognized that Ida Bagus Oka is the first (Oka means the first) son (Bagus for male) in the-highest-caste family (Ida).

In Bugis culture, we will find that royal or distinguish families will have the name “Andi” in front of their names.

In Java or Madura, the royals must have for example: Raden (and Raden Roro or Raden Ayu for female) in front of their given name AND sometimes also with a family name.

Then, we could easily recognizes where he/she comes from based on his/her name since most of them are so unique.

(I haven’t known so far if there’s any Indonesian culture that pass both family like in Hispanic family)

BUT, there are also MANY Indonesian cultures that pass NO family name. So no wonder that we could find single names in Indonesia, like the first president, Soekarno.

yes,

Single Name

Well, I’m not studying about history or cultures, but I assume that the single names tradition came from “average” families that must have bigger number than the royal ones. “higher class” families tend to have more than one name, that is usually the case, imho.

Then through time, there are  “modern” families that tend to be creative with names (with the forming of the name or the quantity of the name). Some “modern” families even create their own family name by combining part of names from the father and mother, like: AIRVA = Anak (child) IRwan (the father) and iVA (the mother). Or just named their children after famous actor/actress.

about my own name

I believe all children in my father’s big family have the title Raden/Raden Roro in front of their names except ME and my little brother (my big bro still owns the royal title). my parents (well, I think it’s my mom’s idea) agree that I wouldn’t need the title “Raden Roro”..

well, not only that the combination would sounds weird (imagine: Raden Roro Maureen) but my parents believe that I would be good even without people knowing that I belong to one of the royal families (that would no longer be suitable since there is no such kingdoms in Indonesia, well.. except in Central Java) and -for my mom- this would represent her open mindedness (of being one of the Indonesian families instead of the royal families – with no existed kingdom)

anyway, I love my names (yes, those three first names) although it doesn’t sound like traditional Indonesian names, but I think… so far, I am the only one in this world having the names combination *proud *pukpuk emak

so.. what’s the story behind your name?

this is truly just my opinion, I don’t  study or conduct any research about the history and culture of Indonesia, but since the questions keep on coming then I got to come up with something, right?