3

Beasiswa Dikti 2016

Informasi BPPLN DIKTI

Beasiswa luar negeri S3 DIKTI tahun 2016 telah dibuka. Semua persyaratan tetap sama kecuali usia maksimal 47 tahun dan nilai bahasa Inggris baik untuk universitas dari English-speaking countries maupun tidak menjadi: ITP 550 dan atau IELTS 6.0. Manajemen perekrutan oleh tim DIKTI, dan pembayaran beasiswa oleh LPDP. Calon karyasiswa bisa langsung melamar secara daring (online) di: beasiswa.dikti.go.id

(Buka mulai APRIL 2016 — ditunda krn belum kompakan sama LPDP)

update 2-5-2016

info:

BUDI (Beasiswa Untuk Dosen Indonesia)

link:

http://budi.ristekdikti.go.id/web/

https://www.facebook.com/dikti/videos/10156803158965654/

=========================

BPPLN / beasiswa dikti itu apa?

beasiswa untuk dosen (atau calon dosen) atau tenaga kependidikan di lingkungan kementrian pendidikan dan kebudayaan yang sekarang menjadi pendidikan tinggi, riset, dan teknologi atau gampangannya buat yg kerja di pendidikan tinggi gitu deh, baik dosen (atau calon dosen) ataupun tenaga non-akademis, untuk dosen syaratnya sudah memiliki NIDN

ngapain dikasih beasiswa?

biar pada sekolah setinggi-tingginya, jadi ceritanya, pemerintah pengen laaaah, meningkatkan kualitas orang2 yg terlibat dalam pendidikan si MAHAsiswa… jadi lumrah kalau dibanyakin tuh yg mau lanjut sekolah

kenapa ke luar negeri?

hmm, buat di karyasiswa bisa dipastikan akan meningkatkan wawasan, kan bacaannya beda, kebiasaannya beda, kalau ngefek ke karyasiswa, ya diarepin ngefek juga ke orang2 disekitarnya… kemudian ntar kan pasti nulis, nulisnya masuk jurnal internasional, otomatis nama uni dan negara meningkat dong, syukur2 trus ada kerjasama krn si karyasiswa jelas jadi alat promosi negara Indonesia tercinta, begitu…

musti balik?

ya iyalah… gimane, ibu bapak… kan disekolahin negara, jadi musti balik dong… musti dibagi dong itu pengalaman ke mahasiswanya… trus selama sekolah kan gaji ibu bapak pns yang terhormat kan tetep jalan…

bisa ke negara mana aja?

yaaaa, benernya sih mana aja.. cuman karena tim DIKTI sudah pengalaman ngirim karyasiswa, ada beberapa universitas yang agak dihindari.. biasanya karena keras sama pembayaran spp (ngga boleh nelat, ngga boleh nyicil, atau harus bayar di depan), atau suka naikin spp secara ngga sopan, dan kasus-kasus lainnya..

Beasiswa-Luar-Negeri-BPPLN

Daftar tujuan negara bppln tahun 2015 (Ristekdikti)

 

beasiswa dikti kan lebih kecil trus hobi nelat?

bentar, dibandingin sama apa dulu nih? kalau di Belanda phd itu dianggap bekerja, gajinya emang hampir 2 kali lipat allowance dikti.. tapi apa beasiswa dari DIKTI itu ngga cukup? yaaaaah… harusnya cukup lah, kan sudah diitungin… kalau sama nfp (beasiswa dari nuffic -Belanda) cuman selisih dikit dibawahnya kok.. tapi kalau bawa keluarga (maksimal 1 pasangan dan 1 anak – itungannya malah lebih gede karena ada tunjangan 25%/orang, cuman pengeluaran juga tambah gede lah ya…)

jadi kalau dibilang kecil dan ngga cukup ya sepertinya tidak, buktinya ya masih banyak yg berangkat.. malah beberapa teman yg di Asia merasakan kenikmatan kok… misalnya di Taiwan yg biaya hidupnya cenderung lebih murah…

cuman musti lebih pinter ngaturnya aja.. karena turunnya hobi nelat, tapi bisa diprediksi.. maksudnya bisa diprediksi kalau telat, gituh… jadi kalau berangkat sudah dikasih duit 2x allowance.. begitu nyampe dan punya rekening ntar di transfer untuk bbrp bulan… kalau di awal tahun biasanya ditransfernya April untuk 6 bulan… tapi kalau lagi beruntung mungkin Maret sudah ditransfer…

catatan penting: beasiswa s3 dikti sah-nya berlaku untuk 3 tahun ya, selebihnya silahkan berjuang

nah, mulai 2016, pembayaran beasiswa dilakukan oleh LPDP, jadi katanya sih ngga bakalan nelat, tiap 3 bulan bakalan ditransfer..

apa aja yang dibayarin?

duit spp alias tuition fee (sepertinya kalau di Eropa (selain UK) max 9-10 rebu euro/tergantung jurusannya/cat: ini berdasar hasil browsing beasiswa DIKTI-NESO), duit buku tiap semester, duit asuransi kesehatan tiap tahun, tiket PP 1x, duit settlement sebesar 1x allowance, dan duit bulanan

catatan: yg tidak tertera ya ngga dibayarin!

gampang ngga dapetnya?

loh, kalau syarat utama memenuhi ya gampang buanget ^^

  • punya NIDN,
  • bahasa Inggris memenuhi,
  • memiliki proposal penelitian, dan apalagi:
  • punya unconditional LOA (letter of Acceptance)

seleksi dan interviu imho hanya bersifat cross check data aja, kalau ngaku IELTSnya 8 ya kalau ditanya ya harusnya bisa jawab begitu, *ojo ndlahom… jadi logikanya ya memastikan bahwa datanya benar dan sepertinya bisa selesai tuh phdnya tepat waktu

saya & beasiswa dikti

istilah kerennya, sy resmi menyandang titel Diktiers 

daaaaan setelah baca penjelasan aye diatas, ngga bakalan kan bilang “wow, kamu hebat banget” hehehe.. karena emang ya relatif mudah untuk dosen buat dapetin beasiswa ini… kalau dibilang keren yo ngga gitu-gitu amat.. jadi ngga perlu lah kagum sama sy… dan kalau sudah tahu sekarang bulan Maret, mbok ya nawarin mau transfer2 atau traktir2 gitu sy terima kok ^^ wkwkwkwkwk

 

 

 

 

 

 

 

 

0

Program Talent Scouting Dikti

ok, postingan ini adalah salah satu simpenan berdebu yang sudah super duper lecek di folder draft ^^ lah kenapa file-file dikti tersimpan di draft? yaaaa belum berani published soalnya belum pasti berangkat… selama masa talent scouting, bapak-ibu profesor instruktur program ini sudah wanti-wanti seribu kali:

anda belum tentu studi lanjut ke luar negeri kalau belum naik pesawat untuk berangkat!

hiiiiiiy, ngeri yaa..

dan ini terbukti loh, saya sempat bertemu dengan beberapa bapak-ibu dosen yang meski sudah ikut program talent scouting, dinyatakan lolos beasiswa, sudah mengurus ini itu di Jakarta, (mungkin juga sudah syukuran dan mengundang tetangga dan sanak saudara) lantas … tidak jadi berangkat karena berbagai macam sebab >.< ouch

padahal kalau ngga woro2 itu juga menyusahkan dan membuat rikuh looo, ngga enak gitu jadinya, kesannya dadakan buangeth..  karena ngga sempat pamitan sana-sini sewaktu berangkat.. trus bablaaaas dan dibilang pergi2 seenaknya meninggalkan bla bla bla dan dicap ngga bertanggung jawab, apa enaknya cobaaaah *esmosi jiwa

kalau saya memilih akhirnya mending rikuh yang ngga pamitan tapi jadi pergi daripada pamitan berangkat terus ngga berangkat-berangkat, ya ngga sih? ya kan? tapi yaaa semua-semua jadi serba salah gini… >.< lo ini mau cerita apa sih.. *maaf pembaca

oh iya.. here it is..

Note: Program Talent Scouting yang saya ikuti adalah tahun 2014, berlangsung selama 2 hari (tahun berikutnya hanya 1 hari)

Program apa sih ini?

Talent Scouting Dikti adalah kegiatan pengarahan yang diadakan oleh DIKTI untuk dosen PTN dan PTS di Indonesia yang berminat melamar Beasiswa Luar Negeri (BLN) Dikti.

ada proses seleksi ketat, seketat slim jeans yang kekinian itu… kansnya lebih gede buat dapatin beasiswa dikti, NAMUN ngga janji yeeee…

Acaranya dilaksanakan 2 hari di berbagai kota di Indonesia. Bagi peserta dari luar kota yang terdaftar di kota tertentu akan mendapatkan free akomodasi dari Dikti, tapi transportasinya engga, sejatinya ya Universitas dong yg bayarin atau modal sendiri lah, toh kita juga berlibur ini ^^ #healthywealthyvacation

Syarat dan lalala-nya bisa dilihat di website Dikti dong ^^

karena banyak yg melamar kayanya syaratnya agak gila-gilaan cukup berbobot demi menyaring ratusan atau mungkin ribuan dosen (ngetren ngga sih beasiswa dikti ini?? dicaci tapi dinanti eaaaaa….) satu syaratnya ITP Toefl 600 gitu, atau IELTS 6.. (padahal sebelumnya cuman 550 coba… apa sy yg lupa yaaa, maafkeun)

sayaaaa? krn TOEFL ITP sy nge-pres 600, ya ngga berharap banyak bisa dipanggil, apalagi usia ngepas panget dengan limit sementara dosen yg lebih muda, lebih berprestasi, dan lebih semangat sekolah juga banyaaaaak

*trus pasrah

nah, namanya juga dikti, mereka ngga ada timetable gitu kapan pengumuman, konfirmasi, dan kapan pelaksanaan, MAKA yaa silahkan rajin-rajin cek website Dikti..

pengumuman hasil seleksi Talent Scouting keluar pas sebelum sy ribet2 berangkat ke Busan dengan bu Damajanti, alhasil baru baca di Kuala Lumpur sewaktu masa transit, syukurlah sy diterima… namun jadi panik karena udah mepet banget dengan deadline konfirmasi kehadiran..

dan alhamdulillah, waktu pelaksanaannya pas setelah sy balik dari Busan..

Ngapain aja sih ini?

Intinya:

  1. pengarahan bagaimana memulai untuk studi Doktorat di luar negeri
  2. bimbingan untuk memenuhi persyaratan mendapatkan beasiswa Dikti

Topik SATU

memulai studi berkisar tentang: kenapa kok musti di luar negeri, negara mana sih yang memungkinkan (ada beberapa negara yang tidak memungkinkan karena tidak memiliki hubungan baik dengan dikti, karena suka2 naikin SPP), sistem studi phd di berbagai negara, mencari supervisor, membuat proposal, menghubungi supervisor.

Topik DUA

mendapatkan beasiswa dikti berkisar tentang: persyaratan, dokumen, tips wawancara

well of course we can also browse this information over the internet but I think by joining this program let me focus on this stuff at least for these two days, which I often found it hard to do among the teaching schedule ^^

Pelajaran yang paling berharga?

Studi S3 itu berlangsung cukup lama dan paling penting yang ditekankan para instruktur adalah:

hubungan kita dengan Supervisor

jadi:

Mencari supervisor adalah satu tahapan penting dan PERSONAL.

sebagai orang nerimo, mungkin bisa jadi kita berfikir, oh come on, sy kan murid ya nanti sy akan nurut dengan apapun yang dibilang si profesor. yaaa, ok. tapi kadang tidak berlangsung semulus itu looo, ada beberapa teman yang harus berjibaku buat menjaga hubungan baik dengan si profesor, dan ngga sedikit yang gagal sehingga berpengaruh terhadap studinya…

NGERI! pake buanget…

Jadi ya, kita harus meneliti dulu dan mengenal dengan baik calon supervisor kita (bold + italic + underlined + bigger font size)

karena itu tahapan pertama yang sy lakukan saat Talent Scouting adalah:

MEMBUAT DAFTAR CALON SUPERVISOR

Bagaimana caranya?

Ya nyari. ya browsing. Berdasarkan keywords yang kita inginkan dalam topik kita? waaaah harus sudah punya topik??? yaaa kira-kira begitulah…

topik saya adalah digital storytelling.. maka sy mencari artikel di jurnal internasional terbaru tentang digital storytelling.. sy mencari dengan keywords topik + negara yang saya tuju, karena kebanyak topik ini trend-nya di Amerika, sedangkan sy memilih untuk tidak ke negara tersebut,  maka sy browse:

“digital storytelling” “article” “new zealand”

Nah, dengan begini sy akan mendapatkan daftar artikel jurnal dan yang fokus atau ditulis profesor dari negara NZ saja.. untuk tujuan ini, maka yang sy catat ya nama-namanya + asal universitasnya.. sy cari yang tidak hanya sekali menulis ttg hal tersebut, maka daftar sy bisa menyusut drastis dong.. ^^

daftar ini nanti tidak hanya berguna diawal namun saat kita menyusun proposal juga bisa ditanya2 ttg literaturnya loh.. sy pernah menghubungi seorang profesor di Hong Kong dan beliaunya dengan ramah membalas dengan berbagai link tentang literatur yang beliau gunakan.. YES..

Mencari program doktoral berdasar jurusan

misalkan jurusan saya, Teknologi Pendidikan, atau Educational Technology atau Instructional Technology, maka saya mencari dulu, di Uni mana yang ada departemen ini..

ngga banyak loo..

Misal kalau sy masukkan:

“Educational Technology” “PhD” “UK”

saya hanya menemukan SATU program PhD bidang Teknologi Pendidikan di Jurusan Teknologi Pendidikan ( PhD in Educational Technology ) SATU loooo… ya kalau saya mau ke UK maka ngga banyak pilihan dong… atau saya tetap bisa melakukannya namun dalam lingkup Pendidikan secara umum, jadi PhD in Education.. nah.. ini yang riskan kalau jadi dosen di Indonesia, karena akan jadi kebanggaan dan lebih diakui kalau BUNYInya sama, S1-S2-S3 di Jurusan Teknologi Pendidikan, begitu…

(padahal bisa jadi PhD bidang pendidikan topiknya Teknologi Pendidikan dan yang membimbing juga Profesor bidang Teknologi Pendidikan.. *sigh)

Ok, setelah menemukan Jurusan yang kita tuju, kita bisa mencari daftar nama dosen yang ada disana. Pastinya juga ngga banyak kok, jadi penelitian berikutnya fokus pada daftar nama dosen-dosen tersebut.. apa preferencenya laki-laki/perempuan? lantas baca saja publikasi masing-masing dosen, mana yang sekiranya menarik minat kita? atau bahkan kalau kita agak sakti, mungkin dari fotonya kita bakalan kerasa bakalan cocok atau engga dengan orang tersebut.. hihihi..

Setelah itu baru deh dapat beberapa nama (dan imelnya ya) yang potensial.. Nah, itu baru satu negara dan satu universitas…

Nah.. mencari daftar supervisor ini sy lakukan dalam semalam, maklum excited, pelajaran baru ^^ dan dengan program ini yaa itu tadi, bisa fokus nyarinya…


Selamat hunting beasiswa yaaa…

0

Link Beasiswa

hmm… baru dapet BCan tentang link Beasiswa niy.. kemudian sy pisahkan mana link dari Uni dan mana dari lembaga atau negara, untuk link-nya belum sy cek satu2 ya, cek sendiri dulu…

Lembaga/Negara

  1. Australia Award Scholarship (http://australiaawardsindo.or.id)
  2. LPDP Scholarship (http://www.beasiswalpdp.org/index.html)
  3. DIKTI Scholarship
    a. Dalam Negeri (http://www.beasiswa.dikti.go.id/dn/)
    b. Luar Negeri (http://beasiswa.dikti.go.id/ln/)
  4. Turkey Government Scholarship (http://www.turkiyeburslari.gov.tr/index.php/en)
  5. General Cultural Scholarship India (http://www.iccrindia.net/gereralscheme.html)
  6. USA Government Scholarship
    a. (http://www.aminef.or.id/index.php)
    b. (http://www.iief.or.id)
  7. Netherland Government Scholarship (http://www.nesoindonesia.or.id/beasiswa)
  8. Korean Government Scholarship (http://www.niied.go.kr/eng/contents.do?contentsNo=78&menuNo=349)
  9. Belgium Government Scholarship (http://www.vliruos.be/4273.aspx)
  10. Israel Government Scholarship (http://www.mfa.gov.il/mfa/abouttheministry/departments/pages/scholarships%20offered%20by%20the%20israeli%20government%20to.aspx)
  11. Sciences Po France (http://formation.sciences-po.fr/en/contenu/the-emile-boutmy-scholarship)
  12. Brunei Darussalam Government Scholarship (http://www.mofat.gov.bn/index.php/announcement)
  13. Monbugakusho Scholarship Japan (http://www.id.emb-japan.go.jp/sch.html)
  14. Sweden Government Scholarship (http://www.studyinsweden.se/Scholarships/)
  15. Chinese Government Scholarship (http://www.csc.edu.cn/laihua/scholarshipdetailen.aspx?cid=97&id=1422)
  16. Taiwan Government Scholarship (http://www.studyintaiwan.org/taiwan_scholarships.html)
  17. United Kingdom Government Scholarship (http://www.chevening.org/indonesia/)
  18. Panasonic Scholarship Japan (http://panasonic.net/citizenship/scholarships/pso/requirements/)
  19. Ancora Foundation Scholarship (http://ancorafoundation.com)
  20. Asian Public Intellectuals Fellowship Japan (http://www.api-fellowships.org/body/)
  21. AUN/SEED-Net Scholarship (http://www.seed-net.org/index.php)
  22. DIKTIS Overseas Scholarship (http://www.pendis.kemenag.go.id/beasiswaln/)
  23. Honjo International Scholarship Foundation Japan (http://hisf.or.jp/english/sch-f/)
  24. IDB Merit Scholarship Programme for High Technology (http://www.isdb.org/irj/portal/anonymous?NavigationTarget=navurl://c28c70fde436815fcff1257ef5982a08)
  25. International HIV & Drug Use Fellowship USA (http://www.iasociety.org/fellowship.aspx)
  26. Nitori International Scholarship Foundation Japan (http://www.nitori-shougakuzaidan.com/en/)
  27. School of Government and Public Policy Indonesia (http://sgpp.ac.id/pages/financial-conditions)

UNI

  1. Utrecht University Netherland (http://www.uu.nl/university/international-
    students/en/financialmatters/grantsandscholarships/Pages/utrechtexcellencescholarships.aspx
    )
  2. Prasetya Mulya Business School Indonesia (http://www.pmbs.ac.id/s2/scholarship.php?lang=ENG)
  3. Paramadina University Master Fellowship Indonesia (https://gradschool.paramadina.ac.id/in/graduate-school-fellowship/paramadina-medco-fellowship-2013.html)
  4. PPM School of Management Indonesia (http://ppm-manajemen.ac.id/beasiswa-penuh-s2-mm-reguler/)
  5. University of Twente Netherland (http://www.utwente.nl/internationalstudents/scholarshipsandgrants/all/uts/)
  6. Art Asia Major Scholarship Korea National University of Arts (http://eng.karts.ac.kr:81/karts/board/list.jsp?
    c_no=003013002&bt_no=123&page=1&b_category=&b_categoryimg=&searchSelect=&keyword=&divisionSelect=&engNotice=engNotice
    )
  7. Rtsumeikan Asia Pacific University Japan (http://www.apu.ac.jp/home/life/index.php?content_id=30
  8. Seoul National University Korea (http://en.snu.ac.kr/apply/graduate/scholarships/before-application)
  9. School of Government and Public Policy Indonesia (http://sgpp.ac.id/pages/financial-conditions)
  10. Asia University Taiwan (http://ciae.asia.edu.tw/AdmissionsScholarship.html)
  11. Macquaire University Australia (http://www.mq.edu.au/future_students/international/scholarships_and_awards/macquarie_university_international_scholarships/)
1

IELTS ~ the result

I took the IELTS for the first time, here is the story

Sooooooo, i finally got my result, the ielts result..

And i got just what i have predicted… Great at listening > 8,5! So-so at reading and speaking > 7! But low at writing….. Arrrrrrrrrgh….. I should have prepared physically, knowing that my right hand is not always in a fit condition for writing…

For the overall band, it is 7.well it is enough for some countries but i also read that some university require no band less than 6,5….

I hope this result could take me somewhere new…

I just listed that in 2012 I went to > Spain (Madrid, Valencia, Barcelona) and Indonesia (Denpasar, Jakarta (2x), Bontang – East Borneo (2x))

How about 2013?

yaaaah, musti sadar diri deh… 2 minggu persiapan itu masih kurang lo mbakyuuuu… koyok pinter2o, prasane sulapan tah… hiks *nangis gegerungan

lagian nilai yg sy dapatkan sudah sesuai dengan persiapan toooo.. belajar dan latihan nomor satu adalah LISTENING.. ya udah dong.. terima aja listening bisa dapat 8,5 whoaaaaa…. bisa ya bagus gituh, wkwkwkwkwk

HIPOTESA:

dulu beberapa kali latihan perkiraan listening sy adalah 7 sampai 7,5.. 2 minggu latihan bisa naik 0,5..

untuk menaikkan 0,5 (sy) butuh 1 minggu latihan tiap hari sekitar 20-30menit

NEXT PLAN:

Listening: krn kemampuan sy dasarnya 7,5, maka paling tidak sy butuh 1 minggu latihan

Speaking: sudah 7 yaaaa 1 minggu cukup lah

Reading: sudah 7 juga, artinya 1 minggu juga

Writing: hiks… butuh 2-3 minggu nih…