Feedback

foto 1 dekade lalu saat menyimak feedback presentasi proposal riset phd pertama di aussie

dalam tiap course yg sy ambil selama menjalani phd program, selalu disisipkan sesi wajib untuk memberi feedback thd hasil tugas/presentasi orang lain.

nah ini dia… ttg memberi dan menerima feedback, yang susah untuk sy. krn kalau boleh sy bilang, sy jarang menerima feedback dalam kelas selama ini, apalagi diajari untuk memberikannya.

selama bersekolah, yg sy terima itu umumnya opini ttg kesalahan sy dimana atau ttg pertanyaan2 yg mungkin ngga sempat terpikir.. maksudnya ya baik, kritik membangun gitu tujuannya.. menunjukkan sy salah dimananya.. kurang dimananya, atau hal2 apa yg harusnya juga sy pikirin.. tapi kan jadinya subyektif sekali… ngga heran kan, kebanyakan tumbuh jadi pinter kepo doang tanpa ada koneksi dan solusi.. halah ^^

lantas karena terbiasa dituduh dan dilabelin, respons pertama itu jadinya: nge-les.. apa sih bahasa Indonesianya? hmmm menghindar.. atau denial.. akhirnya debat kusir..

namun sebenarnyalah, dalam pendidikan, “feedback ala-ala” atau “kritik membangun” atau “fokus ke kesalahan aja” ini sebenarnya ngga ideal lo.. ketika seseorang presentasi atau menunjukkan sesuatu (hasil pemikirannya), sebenarnyalah dia menunjukkan bagian otak mana yg paling bekerja saat itu saja, dan kalau kita fokus ke salah2nya seperti model diatas, maka orang yg diberi feedback tsb malah akan fokus kesalahan (+ feeling bad) yang mana hal ini akan mengurangi kinerja otak terbaiknya..

so by focusing on their negative attributes and pointing out flaws, you are actually NOT helping that person at all!

sy sendiri hrs belajar kilat ttg hal ini, dan ngga pinter2, karena menurut sy nih, sy sendiri masih kurang pede -wkwkwk kan emang susye.. karena pola pikir yg selama ini berbeda… dan sy tumbuh dgn cara feedback “yang salah”… lantas…

bagaimana memberikan feedback yg benar?

1 – make it personal: deskripsikan perasaan kita, misal: “wah sy suka banget dengerinnya/bacanya/lihatnya” kalau seandainya ngga ada yg kita suka gimana? bisa juga dengan bilang: “hmm, sy bayangin pasti persiapanmu cukup banyak nih

2 – focus on positive things: identifikasi hal2 yang menjadi kekuatan yg bisa kita lihat, yaa kalau biasa ngeliat salahnya orang lain doang emang bakalan berat buat poin ini..

3 – give praise/compliments: ngga bole berlebihan apalagi ngga tulus, tapi pujian pada detail itu memberikan efek yg baik sebagai penguatan tingkah laku tertentu..

nah, mulai skrg, kita coba yuk membiasakan diri fokus pada hal2 positif BILA diminta pendapat oleh orang lain, bisa juga dimulai dengan diri sendiri – lihat yg positif2 dulu, fokus ke yg positif dulu.. ini juga menjadi catatan penting buat sy saat kembali mengajar nanti..

stay positive will ya!

6 thoughts on “Feedback

  1. Bahasa Indonesianya… defensif (bertahan), tujuan org ngasi feedback memang bervariasi sih..jadi kdg kita musti lihat latarnya juga. Cth : pihak oposisi

  2. Anak-anak kalo ada tugas presentasi biasanya latihan di rumah dulu. Setelah presentasi audiensnya (mama papa dan adik/kakaknya) akan kasih TOP berbentuk komplimen/penghargaan dan nilai plus dari apa yang dipresentasikan. Selain itu kita juga kasih TIP (kalo memang diperlukan) supaya hasilnya lebih komprehensif. Sistem top n tip ini juga diterapkan para juf-nya di sekolah ☺

  3. Di Indonesia terbiasa yang namanya kasih feedback itu mengkritisi kekurangannya saja. Itu berdasarkan pengalamanku. Nah sejak aku kerja di PMA, orang2 Bule malah lebih dulu memberi komplimen sekecil apapun hasil dari kerja dan usaha kita. Setelahnya mereka akan memberi saran dan masukan bagian mana saja yang bisa dan perlu dikembangkan lagi. Nah aku belajar banyak dari cara mereka kasih feedback

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s